Go

Raja Sejong dan Sejarah Singkat Bahasa Korea: Hangeul

Ditulis oleh Aan Setyawan
Dipublikasikan pada July 11th at 3:34am
Share :

Huruf Korea yang biasa disebut Hangeul terdiri dari 21 huruf vokal dan 19 konsonan. Sebelum menggunakan bahasa Korea, bangsa Korea menggunakan bahasa China sebagai bahasa komunikasi baik lisan maupun tulis. Huruf hangeul tidak terdapat lambang sebagai salah satu syarat dalam penulisan kata atau kalimat layaknya huruf kanji Cina. Dalam satu suku kata hangeul terdiri atas minimal 2 huruf dan maksimal 4 huruf.

Seperti yang telah disinggung di atas bahwa sebelum huruf Hangeul diciptakan, bangsa Korea menggunakan bahasa Cina sebagai alat untuk berkomunikasi sehari – hari begitu juga dengan huruf kanji. Huruf Kanji dirasa sulit struktur hurufnya dan tidak sesuai dengan bahasa Korea bahkan penggunaanyapun hanya didominasi oleh golongan tertentu, misalnya para bangsawan. Pada tahun 1443 Raja Agung Sejong, raja ke empat pada masa kerajaan Chosun, membentuk suatu organisasi yang terdiri dari para cendikiawan ahli bahasa yang memiliki tugas mengembangkan huminchongum sebagai bahan bacaan untuk rakyat agar mudah untuk dipelajari tanpa memandang golongan ataupun status masyarakat.

Bangsa Korea menyatakan bahwa Raja Sejong adalah penemu terbesar dalam sejarah Korea karena berhasil menciptakan huruf Korea Hangeul. Pada saat ini, Korea dikenal sebagai negara yang berkesusteraan tinggi. Bahkan, UNESCO telah memberikan penghargaan terhadap orang dan organisasi yang membantu menurunkan tingkat kebutahurufan, yaitu King Sejong Award.

Artikel Lainnya

Perbedaan Kolokasi Do dan Make di dalam Bahasa Inggris
Preposition of Cause, Reason, dan Purpose
Eventually
Apa Perbedaan Fonem dan Alofon?
Asyiknya Belajar Bahasa Arab
©2019 BelajarBahasa.ID
Developed by Kodelokus Cipta Aplikasi